Magister Manajemen

PROFIL SINGKAT

Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi UPN “Veteran” Yogyakarta secara resmi berdiri pada tahun 2001, melalui Surat Keputusan Dirjen Dikti Depdiknas No.: 3101/D/T/2001 tertanggal 26 September 2001.  MM-FE UPNYK adalah program studi lanjut (S.2) tingkat Pascasarjana di bidang manajemen.  Pada awalnya, pendidikan pascasarjana hanya diselenggarakan oleh universitas. Namun seiring dengan berjalannya waktu, sejak tahun 2015 penyelenggaraan pendidikan pascasarjana diserahkan kepada fakultas yang relevan.

Tujuan utama dari pendirian program Magister Manajemen adalah untuk menghasilkan calon manajer profesional yang berkualitas. Karena itu pendidikan Magister Manajemen ini disebut pendidikan S2 studi manajemen jalur profesi. Sebagai suatu program pendidikan yang bertumbuh menuju dewasa, program studi Magister Manajemen membutuhkan kerja keras dan waktu persiapan yang cukup panjang baik dalam hal pengembangan kurikulum maupun dalam hal pengembangan fasilitas pendidikan yang sesuai standar pendidikan MBA dan kebutuhan industri. Pengembangan kurikulum MM-FE UPNYK berdasarkan pertemuan dan diskusi dengan berbagai Alumni. Sedangkan pengembangan fasilitas, mayoritas masih dari lembaga. Saat ini MM-FE UPNYK telah terakreditasi dengan nilai UNGGUL.

Keberadaan Program Studi MM-FE UPNYK UPN “Veteran” Yogyakarta adalah untuk  membekali  mahasiswa  dengan  kompetensi  di  bidang manajemen. Sesuai dengan Visi UPN “Veteran” Yogyakarta, Program Studi MM UPN “Veteran” Yogyakarta memiliki Visi : Menjadi Program Studi Magister Manajemen terdepan, modern, dan mandiri dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi  dilandasi moral Pancasila, jiwa kejuangan dan wawasan kebangsaan dalam rangka menunjang pembangunan nasional.

Program Studi MM-FE UPNYK banyak melakukan berbagai penyesuaian dalam peminatan konsentrasi. Konsentrasi  yang ditawarkan adalah Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, dan Manajemen Keuangan. MM-FE UPNYK memperkenalkan konsentrasi baru, Manajemen Operasi dan Manajemen Strategik dalam rangka melengkapi konsentrasi yang ditawarkan oleh peminatan. Dengan diperkenalkannya konsentrasi baru ini maka MM-FE UPNYK telah melengkapi seluruh area dari fungsi manajemen.

Gelar Magister Manajemen (MM) diperoleh dengan penyelesaian total 45 SKS. MM-FE UPNYK memelihara hubungan dengan alumninya melalui interaksi yang konstruktif untuk mendukung kegiatan pembelajaran yang berkelanjutan dan dalam rangka membangun jaringan. Hasil pembelajaran dari program ini adalah para manajer yang profesional dengan pengetahuan yang kuat, kepemimpinan, dan kemauan untuk selalu mengedepankan etika dalam segala aspek. Hasil belajar tersebut merupakan manifestasi peningkatan individu dalam pengayaan ilmu, perubahan pola pikir, dan pengarahan tindakan positif terhadap aspek sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. Tujuan PPS MM menghasilkan lulusan yang mampu berpikir analisis, kritis, dan sintesis dan mengembangkan soft skill agar mampu bersaing dengan pasca sarjana yang lainnya.

<< Brosur Informasi >>

 

BULLETIN INFORMASI

Survey Kelulusan (Tracer Study)

 

Press Release: "Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Yogyakarta dan Ming Chi University Taiwan Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat yang Berdampak dan Berkelanjutan"

Yogyakarta, 05 Oktober 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta menerima kunjungan akademik dari Ming Chi University of Technology (MCUT), Taiwan. Kunjungan akademik MCUT terdiri dari 2 dosen dan 17 mahasiswa tersebut dimanfaatkan untuk berbagi praktik baik pengabdian masyarakat antara UPN “Veteran” Yogyakarta dan MCUT melalui workshop yang diselenggarakan pada Senin, 5 Oktober 2026. Workshop tersebut diikuti dosen dan mahasiswa dari enam program studi di lingkungan FEB dan membahas bagaimana pemberdayaan masyarakat oleh perguruan tinggi dapat memberi dampak nyata dan berkelanjutan.

Dalam workshop tersebut, Prof. Jau-Rong (Kelly) Chen, Ketua University Social Responsibility MCUT sekaligus Direktur IMBA memaparkan materi “From Research to Impact: Building Sustainable Academic Collaboration between Taiwan and Indonesia”. Ia memperkenalkan Sanxia Living Lab, ruang kolaborasi berkelanjutan antara dosen, mahasiswa, dan mitra lokal yang telah menjangkau lebih dari 4.351 peserta melalui 120 kegiatan, termasuk 986 peserta internasional dan 1.041 warga komunitas. Pendekatan ini dijalankan lewat model pembelajaran PLACE (Place-based learning, Local cultural immersion, Action-oriented collaboration, Cross-cultural communication, dan Experiential reflection) yang menghubungkan riset, perkuliahan, dan praktik di masyarakat dalam siklus yang terus diperbaiki berdasarkan masukan mitra.

Dari UPN “Veteran” Yogyakarta, Dr. Avido Yuliestyan memaparkan model pengelolaan pengabdian yang mengintegrasikan hibah pengabdian dosen dengan KKN mahasiswa. Hibah menghadirkan peralatan dan keahlian, sementara tim KKN multidisiplin menghadirkan waktu, kehadiran, dan pendampingan harian. Di Desa Wonokromo, Wonosobo, misalnya, mesin pencacah sampah organik dipadukan dengan pengomposan dan budidaya maggot BSF, dilengkapi SOP, pelatihan, dan operator lokal agar sistem tetap berjalan setelah mahasiswa kembali ke kampus.

Pengabdian Kolaboratif di Desa Wukirsari


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengabdian kolaboratif di Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul pada tanggal 8 Oktober 2026, kegiatan tersebut diatur oleh tim internasional Jurusan Manajemen dengan peserta tim MCUT dengan diikuti mahasiswa dari 3 jurusan di FEB. Wukirsari merupakan salah satu desa dampingan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Pada semester genap 2025/2026, Program Studi S1 Manajemen juga telah melaksanakan program MBKM Bina Desa di desa tersebut. Kegiatan Bina Desa telah diikuti oleh 10 mahasisa dan selama 1 semester mahasiswa belajar di Desa tersebut untuk dapat konversi 12-20 SKS.

Menurut Ketua Jurusan Manajemen, Dr. Titik Kusmantini, S.E., M.Si, program Bina Desa telah menghasilkan luaran yang bermanfaat bagi mitra, antara lain pendampingan pemasaran digital, penyusunan basis data berbasis aplikasi, serta draf buku Kekayaan Intelektual tentang motif batik koleksi Paguyuban Batik Tulis Giriloyo.

Ketua Bina Desa, Safina, menjelaskan bahwa basis data motif dan filosofi batik disusun untuk mengedukasi wisatawan lokal maupun mancanegara. Cukup dengan memindai barcode pada setiap kain di showroom paguyuban, wisatawan dapat mengetahui perajin pembuatnya, harga, waktu produksi, serta nama dan filosofi motif kain tersebut.

Kaprodi S1 Manajemen, Asri Sekar Firdaus, S.M, M.Sc, menambahkan bahwa desa binaan menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengenali potensi dan permasalahan desa, sekaligus merumuskan pemecahan masalah bersama mitra.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Titik Kusmantini, S.E., M.Si, mewakili tim abdimas “Pemberdayaan UKM Batik Berbasis Lean Six Sigma di Paguyuban Batik Tulis Giriloyo, Wukirsari, Bantul”. Selaku ketua pengabdi hibah PkM Internal (2026) menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) berupa sepatu boot, sarung tangan karet, dan celemek berbahan karet untuk dipakai perajin dalam melakukan kegiatan proses pelorodan warna. Alat ini meningkatkan safety bagi perajin batik, selain mendukung lingkungan kerja yang sudah di desain tata ulang lebih ergonomis, aman dan mendukung pergerakan waktu produksi yang lebih cepat. Program abdimas lain yang dilakukan tim abdimas adalah memberikan edukasi bagi para perajin untuk memahami diagram alur atau tahapan proses membatik apa saja yang menjadi bottleneck dan tidak menghasilkan nilai tambah beserta mencari solusi bersama untuk tindak lanjut mitigasi atas permasalahan dalam proses produksi.

Kegiatan ini menegaskan gagasan yang disampaikan kedua narasumber: pemberdayaan yang berdampak lahir dari kerja sama yang berulang, berakar pada kebutuhan lokal, dan melibatkan mitra sejak awal. Tim MCUT selama berkunjung di Yogyakarta (3-10 Oktober 2026) telah melakukan rangkaian kegiatan kolaboratif, harapan Prof Januar Eko Prasetio, SE, MSi, Akt ke depan kedua institusi membuka peluang kolaborasi lanjutan. Misalkan seperti studi kasus komparatif pembangunan lokal, tim mahasiswa lintas universitas, dan pertukaran dosen untuk mengembangkan riset dan pengajaran bersama.

 

Magister Manajemen UPN “Veteran” Yogyakarta Gelar Visiting Lecturer dan International Colloquium Bersama Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia

Yogyakarta, 21 September 2026 — Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecturer & International Colloquium pada Senin, 21 September 2026, bertempat di Ruang MM-A, Magister Manajemen, UPN “Veteran” Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi wadah akademik untuk memperkuat kerja sama internasional, memperluas wawasan keilmuan, serta mendorong pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara akademisi Indonesia dan Malaysia.

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dari Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia, yang membahas isu-isu strategis di bidang pendidikan, kepemimpinan, dan kewirausahaan digital. Kehadiran para akademisi tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif peserta mengenai perkembangan praktik dan tantangan yang dihadapi dalam berbagai sektor, sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik lintas negara.

Materi pertama disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Abdullah Ibrahim, Dekan Fakulti Pengajian Umum dan Pendidikan Lanjutan, Universiti Sultan Zainal Abidin, dengan topik “Cabaran dan Peluang Pengurusan Pendidikan di Malaysia”. Materi ini mengangkat tantangan dan peluang dalam pengelolaan pendidikan di Malaysia, khususnya dalam menghadapi dinamika perubahan lingkungan pendidikan dan tuntutan peningkatan kualitas tata kelola institusi.

Selanjutnya, Che Amiruddin bin Che Mansor menyampaikan materi “TikTok Shop dan Penjanaan Pendapatan Sampingan Usahawan Digital”. Pembahasan ini menyoroti perkembangan platform perdagangan digital dan potensinya sebagai sarana untuk menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi pelaku usaha. Topik ini relevan dengan transformasi digital yang semakin memengaruhi strategi pemasaran, pengembangan usaha, dan pemanfaatan media sosial sebagai kanal bisnis.

Narasumber ketiga, Che Mansor bin Salleh, membawakan materi “Pengaruh Kepemimpinan, Iklim Sekolah terhadap Pencapaian Akademik di Sekolah Menengah Luar Bandar”. Materi ini membahas pentingnya kepemimpinan dan iklim sekolah dalam mendukung pencapaian akademik, khususnya pada sekolah menengah di wilayah luar bandar. Perspektif tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian mengenai kepemimpinan pendidikan dan peningkatan kualitas pembelajaran.

Sementara itu, Ali bin Mamat menyampaikan materi “Pengaruh Kepimpinan Transformasi GB dan Pembelajaran terhadap Pembangunan Kerjaya Guru Sekolah”. Pembahasan ini mengangkat peran kepemimpinan transformasional guru besar serta pembelajaran dalam mendukung pengembangan karier guru. Topik tersebut memberikan perspektif mengenai pentingnya kepemimpinan yang mendorong perubahan, pembelajaran berkelanjutan, dan pengembangan profesional tenaga pendidik.

Penyelenggaraan Visiting Lecturer & International Colloquium ini mencerminkan komitmen UPN “Veteran” Yogyakarta dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui pertukaran akademik dan pengembangan jejaring kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri. Selain menjadi ruang berbagi pengetahuan, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya gagasan baru, memperluas perspektif penelitian, serta membuka peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, UPN “Veteran” Yogyakarta dan Universiti Sultan Zainal Abidin diharapkan dapat terus mengembangkan hubungan akademik yang produktif dan berkelanjutan. Kolaborasi lintas negara menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta menghadapi tantangan global melalui pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman.

UPN “Veteran” Yogyakarta — Widya Mwat Yasa.

 

 Asesmen Lapangan Lamemba: Prodi Manajemen dan Program Magister Manajemen

 

Press Release: Incoming Global Volunteer AIESEC in UPNVY - Delegasi Asing Mengajar dan Berbagi  Pengalaman di Yogyakarta

Yogyakarta, 22 Juni 2024– AIESEC in UPN Veteran Yogyakarta kembali mengadakan program Incoming Global Volunteer yang berlangsung dari 22 Juni hingga 3 Agustus 2024. Program ini menghadirkan para delegasi internasional dari berbagai negara untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial, salah satunya adalah mengajar anak-anak di beberapa desa di Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh delegasi internasional yang berasal dari Mesir, Cina, Vietnam, Pakistan, Jepang, dan Maroko. Para peserta dalam program ini adalah:
    1. Amr Khaleed A. M. Ibrahim (141235001)
    2. Mariam Hesham S. M. S. Elimam (241235001)
    3. Lingxin Kong (141235002)
    4. Nour El Houda Saidi (242235001)
    5. Tran Ngoc Tram Le (141235003)
    6. Xinyi Yu (142235001)
    7. Ha Minh Anh Nguyen (142235002)
    8. Alishba Abbas (142235003)
    9. Ayesha Zafar (143235001)
    10. Kazuki Mitsuji (241235002)
    11. Nguyen Nhu Hung (243235001)
    12. Nguyen Thi Van (143235002)
    13. Vu The Binh (143235003)
    14. Shijia HUA (151235001)
    15. Thi Thao Linh Vo (151235002)

Selama enam minggu, delegasi terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkenalkan budaya global kepada anak-anak di beberapa lokasi di Yogyakarta. Mereka mengajar anak-anak di tiga desa, yaitu Desa Purbayan, Desa Purwokinanti, dan Desa Wirobrajan. Selain itu, selama dua minggu terakhir, mereka juga mengajar di dua sekolah dasar, yakni SD Mutiara Persada dan SD Tumbuh 3. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga memperkenalkan budaya dan nilai-nilai global kepada masyarakat setempat. Delegasi internasional bekerja sama dengan Local Volunteer yang terdiri dari mahasiswa-mahasiswa lokal Jogja, yang turut serta mendampingi dan mendukung proses pembelajaran.

Selain mengajar, para delegasi juga diberi kesempatan untuk mempelajari kekayaan budaya Yogyakarta. Mereka mengunjungi tempat pemberdayaan UMKM batik, di mana mereka belajar tentang proses membatik tradisional. Para peserta juga mengikuti sesi belajar alat musik gamelan bersama komunitas karawitan UPN “Veteran” Yogyakarta, yang bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan seni musik tradisional Jawa. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen AIESEC in UPNVY untuk memfasilitasi pertukaran budaya dan pengalaman global, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Yogyakarta. Program Incoming Global Volunteer ini tidak hanya memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan lokal, tetapi juga membuka kesempatan bagi para peserta internasional untuk memahami lebih dalam tentang Indonesia, khususnya Yogyakarta, dengan segala keragaman budayanya. Dengan semangat kolaborasi, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan internasional sekaligus meningkatkan pemahaman lintas budaya antara delegasi dan masyarakat lokal. AIESEC in UPNVY terus berkomitmen untuk menciptakan peluang bagi anak muda dalam upaya pembangunan komunitas yang berkelanjutan.

 

Inisiasi Kerja Sama: Signing Memorandum of Agreement: FEB UPN “Veteran” Yogyakarta Bersama Universiti Teknikal Melaka (UTeM) Malaysia

Inisiasi kegiatan kerjasama antara PS Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan IPTK UTeM (the Institute of Technology management and Entrepreneurship) diawali Agustus 2023 dengan beragam kegiatan seperti Penyelenggaraan Kolokium Bersama bagi mahasiswa MM, FEB UPN “Veteran” Yogyakarta dan Mahasiswa magister di IPTK. Kemudian pertukaran dosen, publikasi bersama dan penelitian kerjasama internasional.  Dekan IPTK Prof Dr Ahmad Zaki Bin A Bakar, MNCC, SEARCC mengapresiasi gerak cepat dan eksekusi kegiatan kerjasama yang masih yang dilakukan tim PIC UPN Veteran Yogyakarta. Langkah eksekusi kegiatan kerjasama yang massif, telah berhasil mendorong terealisasinya penandatanganan MoU  kedua belah pihak, delegasi dari UTeM, Malaysia Prof. Dr. Sameer Ali Hussein Al-Shami di terima Rektor Prof. Dr. Muhammad Irhas Effendi bersama Wakil Rektor 3, Dekan FEB, Dekan FTI dan pengelola di PS Manajemen pada tanggal 27 September 2024 di Ruang Sidang Rektorat Lantai 1.

Dalam sambutannya Rektor UPN Veteran Yogyakarta menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kerjasama dari mitra kerjasama, diharapkan kegiatan-kegiatan konkrit difokuskan untuk peningkatan kapasitas pembelajaran kolaboratif guna mendukung pencapaian daya saing lulusan yang berdaya saing internasional. Beragam kebijakan telah dieksekusi UPN “Veteran“ Yogyakarta, salah satunya adalah mendorong Program Studi untuk mengisi kegiatan kerjasama yang sudah dibangun, salah satunya menambah skema hibah penelitian kerjasama internasional di LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta.

Dekan Fakultas Ekonomi, Dr Januar Eko Prasetyo, SE, M.Si, Akt juga mendorong terus program studi untuk aktif mendorong dosen dan mahasiswa berkegiatan di luar kampus, dan diharapkan dengan berkegiatan di luar kampus akan membangun jejaring kerjasama yang saling menguntungkan. Dekan memberikan respon positif atas upaya publikasi bersama yang dilakukan oleh Program Studi. Untuk optimalkan kesempatan hadirnya kolega dari UTem tersebut, ketua jurusan memfasilitasi koordinasi tim penulis dengan Prof Dr Sammer sebagai coach untuk publikasi artikel di jurnal terindeks scopus dapat terealisasi. Artikel yang telah direview oleh tim reviewer UTeM, telah proses submit dan under review, diharapkan luaran ini akan meningkatkan IKU PS.

Ketua Jurusan Dr Titik Kusmantini, SE, Msi melaporkan 3 dosen di PTS Jurusan Manajemen telah berhasil memperoleh skema hibah penelitian kerjasama internasional. Dua tim dosen melakukan kerjasama penelitian dengan UiTM, dengan ketua peneliti Prof Dr M Irhas Effendi dan Dr Dyah Sugandini, SE, M.Si. Sedangkan tim penelitian kerjasama internasional dengan UTeM terdiri dari Dr Titik Kusmantini, SE, M.Si (Sebagai Ketua Peneliti UPN V YK); Dr Anida Robani (ketua Peneliti di UTeM), dan anggota peneliti  Dr Heru tri Sutiono, SE, MSi serta Dr Zuhrotun, SE, MSi, Akt. Adapun judul penelitian: The Nexus Between Digital Economy and cooperative for Sustainable Rural Development: Comparative Study of Supply Chain Performance between BUMDes Indonesia and Desa Lestari Cooperatives, Malaysia.

 

Inisiasi Program: Manajemen FEB Jadi Co-Host ICOI 2024 di Vietnam 

HO CHI MINH CITY - Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, menjadi co-host dalam International Conference of Organizational Innovation (ICOI) 2024 yang diadakan di Hoa Sen University, Ho Chi Minh, Vietnam. Konferensi tahunan yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 23 hingga 25 Juli 2024 ini diikuti oleh delapan dosen dan dua mahasiswa dari Prodi Manajemen yang berperan sebagai presenter dan author.

The International Association Of Organizational Innovation (IAOI) bertujuan menjadikan ICOI sebagai konferensi kelas dunia. Memasuki tahun kelima belas, ICOI telah menjadi ajang bergengsi bagi akademisi dari berbagai negara untuk berbagi pengetahuan dan inovasi selama sepuluh tahun terakhir.

Acara dibuka oleh Dr. Dembowski, President of IAOI, dan dilanjutkan dengan sambutan dari President of Hoa Sen University, Assoc. Prof. Dr. Vo Thi Ngoc Thuy. Delegasi dari Program Studi Manajemen diwakili oleh para dosen, yaitu Dr. Titik Kusmantini, M.Si., Dr. Widhy Tri Astuti, M.Si., Dr. Nina Fapari Arif, M.Si., Dr. Purbudi Wahyuni, MM, Dr. Sri Dwi Ari Ambarwati, M.Si., Dra. Sri Budiwati, M.Si., Dra. Istiana Rahatmawati, M.Si., dan Dra. AYN Warsiki, serta dua mahasiswa S1 Manajemen yakni Ni Made Kiki Mahendri dan Fitriana Eka Safina. Adapun mahasiswa s2 Manajemen berpartisipasi sebagai penulis namun tidak sebagai pemakalah yakni Sinta Anggraeni Putri.

Pada kesempatan ini, artikel berjudul The Impact of Management Knowledge Capability on Organizational Performance with Innovation as a Mediator yang ditulis oleh Dr. Titik Kusmantini, M.Si., dan timnya berhasil meraih penghargaan sebagai best paper.

Konferensi ini diselenggarakan oleh Forum Manajemen Indonesia (FMI), Hoa Sen University Vietnam, dan International Association of Organizational Innovation (IAOI) USA. ICOI bertujuan menjadi saluran utama untuk berbagi pengetahuan dan promosi inovasi secara internasional. Konferensi ini mengundang para ahli dan akademisi di seluruh dunia untuk berbagi hasil penelitian dan praktik terbaik mereka melalui presentasi dan publikasi di IAOI.

Menurut Ketua Jurusan Manajemen, Dr. Titik Kusmantini, M.Si., yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, konferensi internasional ini merupakan peluang besar untuk memulai kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi antar institusi. "Kami mendorong para dosen dan mahasiswa untuk terus mengejar pengakuan internasional, berbagi hasil penelitian, dan praktik terbaik di seluruh dunia," ujarnya.

Selain itu, Dr. Titik berharap konferensi ini dapat memberikan inspirasi berharga untuk masa depan yang lebih baik. Konferensi ini juga dapat menjadi media untuk menyebarkan temuan penelitian berbasis bukti, argumen ilmiah yang signifikan, berbagi praktik terbaik, serta mendiskusikan isu-isu terkini.

 Inisiasi Kerja Sama: Eksplorasi Kolaboratif Prodi Manajeman FEB UPN "Veteran" Yogyakarta Implementasikan Kerja Sama dengan Universitas di Malaysia

Program Studi Manajemen UPN "Veteran" Yogyakarta melanjutkan kerjasama dengan Management and Science University (MSU) dan Universiti Teknikal Melaka (UTeM) di Malaysia dengan melakukan kunjungan ke kedua universitas pada tanggal 25-29 April 2024.

Sebanyak 13 peserta, terdiri dari dosen dan staf akademik di bidang manajemen, bergabung dalam rombongan delegasi yang melakukan kunjungan studi ke MSU dan UTeM selama 4 hari, dimulai pada Kamis, 25 April 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk mengimplementasikan kerjasama yang sudah terjalin sebelumnya serta mendalami studi perbandingan dan mengeksplorasi sinergi dalam berbagai aspek, termasuk pendidikan, penelitian, dan pelayanan masyarakat.

Selama kunjungan tersebut, peserta dari UPN "Veteran" Yogyakarta juga akan mempresentasikan artikel ilmiah yang telah mereka hasilkan untuk dikolaborasikan publikasi bersama dosen di UTeM. Begitu juga sebaliknya, dosen di UTeM juga mempresentasikan artikel ilmiah mereka untuk dipublikasikan bersama. Langkah ini diinisiasi oleh Dr Titik Kusamantini SE, M.Si selaku PIC yang melakukan eksplorasi penjajakan kerjasama dengan 2 PT di Malaysia tersebut. Menurut Dr Titik Kusmantini, kegiatan publikasi bersama diharapkan akan memperluas wawasan dan mendorong kerjasama dan memantik kerjasama penelitian dan pengabdian masyarakat internasional, yang menjadi fokus utama dalam memajukan kemitraan antara kedua lembaga pendidikan. Agenda lain di UTeM, melakukan pengabdian internasional bersama tim dosen PS Manajemen UPNV Yogyakarta dan tim dosen IPTK, UTeM dengan tajuk edukasi Digital Marketing dan Sertifikasi Halal bagi SME’s Halal Food Hub di Melaka. Narasumber pelatihan (1) Dr Heru Tri Sutiono (2) Dr Zanne; (3) Dr Waqar.

Selain itu, delegasi juga akan mengeksplorasi peluang untuk inisiasi pembukaan program penyelenggaraan pendidikan bergelar dengan mitra PT LN (Management and Science University, Malaysia) yakni pembukaan double  degree bagi mahasiswa di PS Manajemen Program Sarjana dan Magister. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pertukaran akademik dan memberikan ruang bagi pembelajaran dan pengembangan profesional bersama. Dalam agenda kunjungan di MSU, fokus pada matching kurikulum dan pembahasan pelaksanaan teknis dan persyaratan double degree, dihadiri PIC Kerjasama internasional MSU dengan Indonesia yakni Dr Pitra Ahmad dan beberapa pejabat dekanat FEB dan Pascasarjana di MSU.

 

Press Release: "Executive Talk: Build a Culture of Risk Awareness and Integrated Risk Management"

Sabtu, 14 September 2024 Jurusan Manajemen Program Magister menyelenggarakan kuliah umum untuk menyambut  mahasiswa baru Semester Gasal 2024/2025 yang berjumlah 55 mahasiswa. Orasi kuliah umum direncanakan diberikan oleh akademisi dan praktisi, Orasi praktisi disampaikan oleh Presiden Direktur Bursa Berjangka Jakarta Bapak Stepanus Paulus Lumintang dengan topik “Executive Talk: Build a Culture of Risk Awareness and Integrated Risk Management”. Sementara orasi akademisi tentang Risk Management akan disampaikan pekan depan oleh Prof. Dr. Fauzillah Saleh dari Universitas Sultan Zainal Abidin Trengganu Malaysia. Menurut Dr. Titik Kusmantini, S.E., M.Si selaku Ketua Jurusan Manajemen tajuk orasi kuliah umum dipilih sesuai dengan isu keberlanjutan bisnis di era kompetisi yang tidak dapat diprediksi. Dalam upaya mempersiapkan lulusan sebagai wirausaha yang profesional, kreatif, inovatif, adaptif dan berwawasan bela negara, pemahaman atas pentingnya kesadaran risiko bisnis yang baik dan strategi mengelola risiko yang komprehensif akan meningkatkan kemampuan penciptaan nilai-nilai bisnis yang berkelanjutan.

Pemateri (Bapak Stephanus Paulus Lumintang) memberikan pemahaman yang komprehensif tentang salah satu instrumen investasi (Perdagangan Berjangka) sebagai satu resolusi alternatif  wirausaha muda dalam meningkatkan kemampuan mengelola modal kerja yang efektif dan efisien di era digital. Narasumber menjelaskan 4 manfaat strategis atas Perdagangan Berjangka, yakni: (1) sebagai sarana price discovery (sarana untuk memperoleh harga kesepakatan yang terorganisir, transparan dan efisien); (2) sarana price reference (harga bursa sebagai acuan bagi investor); (3) sarana hedging (sebagai sarana untuk lindung nilai atau meminimalisir resiko karena fluktuasi harga; dan (4) sebagai alternatif investasi yang prospek. Untuk itu perlu pemahaman manajemen risiko yang komprehensif dan praktik perilaku etis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dr. Khoirul Hikmah, S.E., M.Si selaku Koordinator Program Studi Magister Manajemen menutup diskusi dengan menekankan pentingnya pemahaman atas perbedaan pasar modal dan pasar berjangka yang telah dijelaskan narasumber akan memberikan informasi yang berimbang bagi mahasiswa dan dengan prinsip kehati-hatian berinvestasi untuk mengedepankan nilai-nilai transparansi dan komunikasi yang jujur antara investor dan pialang komoditas berjangka akan menghasilkan nilai margin yang optimal. Agenda perkuliahan sesi akademisi yang akan disampaikan oleh Prof. Dr. Fauzillah, akan semakin melengkapi pemahaman manajemen risiko yang komprehensif berbasis perspektif risiko bisnis syariah yang sedang populer.

 

Press Release: "Pelatihan Analisis SmartPLS"

Agenda kedua yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 14 September 2024 adalah kegiatan pelatihan PLS-SEM yang dihadiri oleh mahasiswa MM sebanyak 49 mahasiswa. Kegiatan pelatihan PLS-SEM dan penulisan daftar pustaka berbasis Mendeley adalah agenda rutin tiap semester yang diselenggarakan PS Magister Manajemen kata Dr. Khoirul Hikmah, S.E., M.Si. Maka kegiatan tersebut dinilai perlu untuk pengayaan materi bagi mahasiswa MM yang sedang menempuh Mata Kuliah Metodologi Penelitian. Narasumber pelatihan PLS-SEM adalah Dr. Ahmad Ikhwan, S.E., MT yakni narasumber pelatihan yang secara berkala telah membagikan pengalaman praktik olah data dengan menggunakan PLS–SEM dan juga menginspirasi mahasiswa dalam elaborasi kebaruan model empiris. Mahasiswa diberikan penguatan tentang proses pengembangan instrumen penelitian yang didukung referensi penelitian terdahulu yang lengkap.

Ketua Jurusan Dr. Titik Kusmantini, S.E., M.Si dalam sambutannya menyampaikan kegiatan pelatihan oleh data akan meningkatkan kemandirian mahasiswa untuk lebih siap ambil jalur publikasi artikel ilmiah di Jurnal bereputasi, baik di jurnal nasional terakreditasi sinta 1 atau 2 atau jurnal internasional terindeks scopus atau WoS. Tahun 2024, PS MM telah berhasil mendorong mahasiswa lulus melalui jalur publikasi sebagai opsi lain dari tesis. Ada 3 mahasiswa PS MM yang telah berhasil jalur publikasi, 1 mahasiswa terbit di Prosiding  Internasional terindeks scopus dan 2 mahasiswa berhasil publikasi di jurnal nasional terindeks SINTA 2.

 

Redesign Kurikulum Magister Manajemen

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Jaminan Kualitas Pendidikan menetapkan ketentuan mengenai jumlah mata kuliah yang harus diambil oleh mahasiswa, baik di tingkat S1, S2, maupun S3. Khusus untuk mahasiswa S2, mereka diwajibkan menyelesaikan 54 hingga 72 satuan kredit semester (SKS) dalam rentang waktu studi 3-4 semester.

Sehingga, perlu dilakukan peninjauan kurikulum secara berkala. Prodi Magister Manajemen (MM) telah melakukan peninjauan kurikulum setiap dua tahun sekali dimana tahun ini mengangkat tema “Redesign Kurikulum”. Redesign kurikulum adalah proses menyempurnakan atau mengubah susunan, struktur, atau isi dari suatu kurikulum pendidikan. Hal ini bisa melibatkan peninjauan kembali tujuan pendidikan, metode pengajaran, materi pembelajaran, serta evaluasi yang digunakan dalam proses pendidikan. Redesign kurikulum biasanya dilakukan untuk memperbaharui pendekatan pendidikan, menyesuaikan dengan perkembangan terkini dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan relevansi dan efektivitas pendidikan dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi tuntutan masa depan.

Redesain kurikulum memiliki sejumlah manfaat, di antaranya:

  1. Mengadaptasi kurikulum dengan perkembangan terkini di berbagai bidang pendidikan memungkinkannya menjadi lebih sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masa kini;
  2. Redesain kurikulum melibatkan peningkatan metode pengajaran dan isi pembelajaran, yang dapat meningkatkan efektivitas pendidikan dalam menghasilkan pemahaman dan keterampilan yang lebih baik pada peserta didik;
  3. Kurikulum yang diubah desainnya cenderung lebih mampu mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan dan tantangan masa depan, termasuk dalam menghadapi kemajuan teknologi, perubahan sosial, dan kebutuhan pasar kerja yang sedang berkembang;
  4. Redesain kurikulum mencakup upaya untuk memperhatikan kebutuhan dan karakteristik mahasiswa seperti gaya belajar yang berbeda, kebutuhan khusus, dan latar belakang budaya yang beragam;
  5. Integrasi unsur-unsur menarik dan relevan dalam kurikulum dapat membuat mahasiswa lebih terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran;
  6. Kurikulum yang direvisi dengan baik dapat membantu meningkatkan daya saing sistem pendidikan suatu negara secara global, dengan menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan standar internasional;
  7. Melalui redesain kurikulum, pengukuran hasil pembelajaran dapat disesuaikan agar lebih mencerminkan tujuan pendidikan yang diinginkan, sehingga memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kemajuan pendidikan;

Proses redesain kurikulum seringkali mendorong inovasi dalam pendidikan dan memperkuat hubungan antara praktisi pendidikan, peneliti, dan pemangku kepentingan lainnya, yang dapat berdampak positif pada perkembangan pendidikan secara keseluruhan.

Peninjauan kurikulum tahun ini diadakan di Balkondes Ngadiharjo-Magelang, Tanggal 17-19 April 2024 dengan tema : "REDESIGN KURIKULUM PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” YOGYAKARTA". Narasumber oleh Dr. Anida Binti Robani dari Institute of Technology Management and Entrepreneurship Universiti Teknikal Malaysia Melaka, Melaka, MALAYSIA. Peserta Workshop dihadiri oleh Tim Kurikulum dan para dosen Prodi Magister Manajemen UPN Veteran Yogyakarta.

Workshop telah menghasilkan gambaran dan masukan bagi Tim Kurikulum dan Seluruh Tim Dosen Magister Manajemen bahwa kurikulum harus berwawasan internasional dengan salah satu indikator nya menggunakan RPS OBE dalam proses pembelajaran, melakukan rekognisi pembelajaran sesuai dengan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa sehingga penambahan SKS tidak menjadi beban bagi mahasiswa dalam menjalani proses perkuliahan.

 

Inisiasi Program Mobilisasi Mahasiswa Prodi Magister Manajemen Ke Thailand (Mei 2024)

Dalam rangka meningkatkan kapasitas pembelajaran dan daya saing internasional, Program Studi Magister Manajemen (MM) perlu untuk eksekusi program mobilisasi internasional. Beberapa program mobilisasi internasional yang telah dieksekusi prodi MM adalah student mobility; kolaborasi riset internasional; pengembangan kurikulum; visiting lecturer dan inisiasi kerjasama sertifikasi profesional internasional. Student Mobility Programme yang diinisiasi oleh Dr Titik Kusmantini, SE., MSi disambut antusias oleh Mahasiswa MM, program mobilisasi mahasiswa MM ke PT di LN pertama kali telah dilakukan di Management Science University (MSU) dan IPTEK, Universitas Teknologi Melaka Malaysia (UTeM)  pada tanggal 14-17 Desember 2023, dan tim mobilisasi internasional pertama berjumlah 21 peserta terdiri dari 6 dosen dan 3 mahasiswa manajemen program sarjana dan 13 mahasiswa MM. Baru-baru saja Prodi MM telah melakukan program mobilisasi mahasiswa MM kedua, yakni pada tanggal 1 Mei 2024 di Thai Global Business Administration Technological College atau TGBC, Thailand. Peserta mobilisasi mahasiswa tahun ini diikuti oleh 10 mahasiswa MM dan 3 dosen. Adapun tim dosen yang ikut mendampingi kunjungan dalam rangka memenuhi undangan dari TGBC untuk berbagi pengalaman penelitian tentang Halal Supply Chain (oleh Dr Titik Kusmantini, SE, M.Si); Risk Management (Dr R Heru Kristanto, SE, M.Si) serta HRM Costing (Dr Purbudi Wahyuni, MM).

Alasan mengapa melakukan kunjungan di TGBC, pertama karena TGBC sebagai salah satu sekolah vokasi D3 dan D4 yang bereputasi dengan keunggulan laboratorium digital bisnis dan Artificial Intelligence yang bersertifikasi internasional, selain itu menurut Dr Titik Kusmantini, SE, Msi kampus TGBC sebagai salah satu kampus yang memiliki konsep pembelajaran praktis yang kuat oleh dosen praktisi dari berbagai perusahaan internasional dan multinasional. Pada tanggal 1 Mei 2024, sepuluh mahasiswa MM selain mempresentasikan proposal tesis mereka di depan civitas akademika TGBC juga mengikuti kuliah tamu atau sharing experience dari Prof Thammasak Upaphattavanij selaku CEO Srisawad Capital Public Co, LTD. Perusahaan Srisawad Capital sebagai salah satu perusahaan Financial Service Provider terbesar di Thailand dengan jumlah karyawan lebih dari 3.600 karyawan, dan Prof Thammasak membagikan pengalamannya tentang praktik kepemimpinan dan strategi rekrutmen SDM di era digital. Berbagi pengalaman dari praktisi tersebut sangat bermanfaat bagi mahasiswa MM, karena profil lulusan Prodi MM yang ditargetkan adalah sebagai alumni yang siap menjadi pemimpin atau wirausahawan yang berwawasan bela negara.

 

LAMPIRAN AKREDITASI: